SAINS

Teleskop ruang angkasa Hubble pertama kali diluncurkan pada tahun 1990. Pernah mengalami kerusakan dengan cermin utamanya, tapi sekarang ini sudah diperbaiki dan mulai mengirimkan lagi gambar-gambar yang menakjubkan dan detil dari luar angkasa. Berikut ini adalah beberapa diantaranya yang terbaik. Lihat Sumbernya

=====

Hewan Hewan Hasil Kawin Silang

1. Zebroid = zebra + kuda

Zebroid (disebut juga zebra mule atau zebrule) merupakan ketrurunan dari persilangan seekor zebra dengan jenis kuda lainnya: singkatnya inilah zebra hybird. Kebanyakan yang menjadi pejantannya adalah seekor zebra jantan. Keturunan seekor keledai jantan dan seekor zebra betina yang disebut zebra hinny juga ada tapi jarang. Hewan-hewan

zebroid telah dilahirkan sejak abad 19. Zebroid pada gambar di atas, namanya Eclyse, adalah salah satu zebroid yang tidak biasa karena warna tubuhnya. Mungkin ada yang mengira itu hasil tipu-tipu di photoshop, tapi memang demikianlah adanya si Eclyse sejak dilahirkan.


2. Liger = Lion (Singa) + Tiger (Harimau)

Liger adalah hewan hybird hasil kawin silang singa (panthera leo) jantan dan harimau (panthera tigris) betina. Sosok liger adalah seekor singa besar yang tubuhnya bergaris seperti layaknya harimau. Jenis ini merupakan yang keluarga kucing terbesar di dunia (untuk spesies murni, Harimau Siberian adalah yang terbesar). Seperti halnya harimau, tetapi tidak seperti singa, liger gemar berenang di air. Jenis hybird lainnya, keturunan harimau jantan dan singa betina disebut tigon.


3. Beefalo = Banteng (Buffalo) + Cow (Sapi)

Apa jadinya jika seekor sapi dikawin-silangkan dengan seekor banteng? Beefalo merupakan hewan hybird yang dagingnya mempunyai lemak dan kolesterol lebih rendah dari daging sapi biasa. Tidak banyak orang yang tahu, kecuali mungkin pernah memakannya, dan di beberapa toko daging di Seattle, Amerika ada yang menjualnya. “Rasa dagingnya lebih kaya, lebih renyah dan manis dari daging sapi biasa” ujar Mark Merril seorang peternak beefalo.

4. Leopon = Leopard + Lion (Singa)


Leopon adalah hasil kawin silang antara leopard jantan dan singa betina. Kepalanya mirip singa sementara bagian tubuh lainnya mewarisi ciri leopard. Leopon pertama dilahirkan di Kolhapur, Inida tahun 1910.

5. Savannah = Serval (Sejenis Kucing Liar Afrika) + Kucing Rumahan

Kucing Savannah dlahrikan dari pasangan seekor kucing liar Afrika yang disebut Serval dan seekor kucing rumahanm, biasanya diambil dari jenis eksotis seperti kucing Bengal, Oriental Shorthair, Egyptian Mau, atau Serengeti. Keturunannya menghasilkan jenis kuncing piaraan rumah dengan ukuran tubuh yang besar.

6. Beruang Kutub Grizzly = Beruang Kutub (Polar Bear) + Beruang Cokelat (Brown Bear)

Sering juga disebut beruang Grolar, jenis beruang hybird ini merupakan hasil kawin silang yang jarang baik antara hewan di kurungan maupun antara mereka yang hidup di alam liar. Tahun 2006 penampakan hasil hybird di alam ini dikonfirmasikan dengan test DNA dari seekor beruang yang bersosok aneh di Banks Island, Kanada. Sejumlah beruang kutub hybird dinamakan sebagai Ursid hybird, sebuah istilah untuk hasil kawin silang dalam famili hewan Ursidae.

9. Toast of Botswana = Domba + Kambing

Sebuah kasus yang tidak biasa dari domba hybird dilaporkan oleh dokter-dokter hewan di Boswana tahun 2000. Hewan ini dilahirkan alami dari perkawinan alam kambing betina dan domba jantan yang dibiakkan bersama. Hasil persilangan ini menghasilkan jenis tengah di antara dua spesies induknya. Kulit luarnya kasar, kulit bagian dalamnya mengandung wool, kaki-kainya panjang seperti kambing, dan tubuhnya berat layaknya domba. Meski tidak subur (infertile), hewan hybird ini memiliki libido yang tinggi, hingga kadang disebut Bemya (rapist). Biasanya pada umur 10 bulan akan dikebiri karena perilakunya yang mengganggu.

===

Al Qur’an Berbicara tentang UFO

Di dunia masa kini, ada dua macam kendaraan yang pada umumnya dipakai manusia dalam sejarah hidupnya, yaitu yang memakai tenaga tolak untuk maju contohnya hewan, mobil, kapal laut atau kapal udara.

Yang lainnya memakai gaya centrifugal (melanting [dari titik tolak] ) seperti pesawat UFO yang populer disebut “piring terbang”. Kedua macam kendaraan ini oleh Al-Quran surat An-Nahl ayat 8 disebutkan sebagai benda terapung dan ternak. Yang dimaksud dengan ternak yaitu kuda, unta, keledai, dls. Dan benda terapung maksudnya yaitu segala macam kendaraan yang diwujudkan oleh teknologi manusia termasuk di dalamnya “piring terbang”.

Khusus mengenai “piring terbang”, oleh surat An-Nahl ayat 8 adalah kendaraan yang tidak diketahui manusia dalam waktu ribuan tahun dan oleh surat Az-Zukhruf ayat 12 menyebutkan bahwa Allah SWT menciptakan semua yang berpasangan-pasangan. Maksudnya, ada bagian positif dan bagian negatif dari “piring terbang” itu (positif dan negatif=pasangan). Karena surat Az-Zukhruf ayat 12 ini membicarakan tentang alat transportasi maka tentunya istilah “berpasangan-pasangan” itu adalah kendaraan. Dan kendaraan itu tak lain mungkin adalah “piring terbang” yang memiliki bagian positif dan bagian negatifnya.

Dan (Dia Telah menciptakan) kuda, bagal* dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.
(Surat An-Nahl ayat 8 )

* Bagal adalah peranakan kuda dengan keledai.

Ayat ini menerangkan soal kendaraan yang biasa dan bisa dipakai oleh manusia. Manusia biasa menggunakan kendaraan ternak. Kuda dan keledai merupakan tenaga pembawa dan penarik maka keadaannya sama dengan mobil dan kapal terbang selaku pembawa dan penarik. Penggalan kata “bisa” pada paragraf ini, merupakan sesuatu yang belum diketahui manusia tentang kendaraan.

Baik kuda dan keledai maupun mobil dan kapal terbang sama-sama menggunakan tenaga tolak ke belakang untuk maju ke depan, pada dasarnya kedua macam kendaraan itu memiliki prinsip yang sama. Lalu kendaraan apa yang belum diketahui manusia seperti yang disebutkan pada surat An-Nahl ayat 8 itu?

Hal ini dijawab sendiri oleh Al-Quran :

Dan yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi.

Supaya kamu duduk di atas punggungnya, kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan agar kamu mengucapkan: “Maha Suci Tuhan yang Telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya”.

Dan Sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.
(Surat Az-Zukhruf ayat 12 – 14)

Kalau anda membaca susunan ayat Al-Quran ini sepintas mungkin anda tidak merasa mendapatkan sesuatu yang aneh dan baru. Akan tetapi, patut diketahui bahwa tidak ada satu pun ayat suci Al-Quran yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada Rasul-Nya yang percuma atau tidak memiliki makna. Kalau anda teliti dan merenungkannya dalam-dalam, semua ayat-ayat yang terkandung dalam Al-Quran itu selalu memiliki unsur-unsur keterkaitan antar ayatnya, baik kaitan ayat yang ada di dalam surat itu sendiri atau kaitan ayat pada surat-surat Al-Quran yang lain. Sederhananya, keterkaitan satu ayat dengan ayat yang lainnya seperti dunia internet yang sedang anda jelajahi ini. Suatu halaman web yang berisi informasi selalu memiliki kaitan atau link, baik link yang menuju ke halaman web itu sendiri ataupun link yang menuju ke halaman web yang lainnya.

Nah, semua unsur-unsur yang saling berkaitan itu tak jarang selalu menghasilkan pemahaman ilmiah yang dapat diterima oleh akal sehat. Dengan begitu, memahami susunan ayat-ayat di atas ini maka “benda terapung” ini adalah suatu kendaraan yang belum diketahui oleh manusia. Seperti yang disebutkan pada surat An-Nahl ayat 8.

Susunan ayat-ayat diatas nantilah kita analisis belakangan.

Sekarang kita masuki persoalan yang nantinya jadi bahan dalam penganalisaan itu.

Al-Quran sering sekali menjelaskan persoalan rotasi dan orbit benda-benda angkasa. Hal itu merupakan gambaran bagi setiap orang agar selalu memperhatikan kenapa Bumi ini berputar pada porosnya, kenapa planet ini bersama planet-planet yang lainnya beredar mengelilingi matahari yang juga berputar di porosnya. Semua planet itu tidak bertiang, tidak bertali dan juga tidak memiliki tempat bergantung. Semuanya bergerak dalam keadaan bebas terapung. Hanya Rawasialah yang memutar planet itu di sumbunya sambil berputar-putar mengelilingi matahari. Sungguh Rawasia itu adalah wujud penting dari sesuatu yang harus diteliti lebih dalam lagi oleh para astronom. Dengan mengetahui keadaan Rawasia setiap planet, maka tabir misteri alam semesta yang tak terbatas itu akan terkuak.

Bumi yang beratnya sekitar 700 triliun ton tidak jatuh pada matahari karena gaya lantingnya (centrifugal) dalam keadaan mengorbit, sebaliknya Bumi juga tidak terlanting jauh keluar dari garis orbitnya sebab ditahan oleh gaya gravitasi pada matahari sebagai pusat orbit. Kekuatan gaya lanting Bumi dan gaya gravitasi adalah sama besarnya, orang ahli menyebutnya dengan Equilibrium. Oleh karena itulah sampai hari ini Bumi yang kita diami terus menerus berputar dan beredar mengelilingi matahari.

Andaikan kalau Bumi hanya memakai gaya lantingnya saja tanpa menggunakan gaya gravitasi. Maka, bisa dipastikan Bumi akan melayang jauh meninggalkan matahari. Dengan begitu, tenaga centrifugal seperti yang dimiliki Bumi dapat diadopsi oleh “piring terbang” untuk terbang jauh jika tenaga gravitasinya dihilangkan.

Nah, akhirnya kita pun sampai pada pertanyaan ini, bagaimana cara menghilangkan gaya gravitasi itu?

Salah satu caranya adalah dengan memutar bagian pesawat secara horisontal. Apabila putaran itu semakin cepat maka semakin besar pula gaya centrifugal yang dihasilkan dan semakin kecillah gaya gravitasinya, sampai akhirnya gaya gravitasi ini akan hilang sama sekali dan mulailah pesawat dapat terangkat dengan mudah tanpa terpengaruh oleh gravitasi Bumi.

Mungkin anda akan bertanya, bagaimana bisa pesawat dapat berputar terus menerus tanpa tumpuan? Dari situlah kita namakan pesawat ini dengan Shuttling System, yaitu pesawat berbentuk piring dempet yang ditengah-tengahnya adalah tempat penumpang.

Anda bisa simak gambar ilustrasi struktur “piring terbang” dibawah ini.

A. Bagian Atas, kita namakan Positif, berputar ke kanan, semakin ke pinggir massanya semakin tebal dan berat.

B. Bagian Bawah, kita namakan Negatif, berputar ke kiri, semakin ke pinggir massanya semakin tebal dan berat.

C. Bagian Tengah, kita namakan Netral, disinilah tempat awak pesawat serta perlengkapan dan mesin yang memutar Positif dan Negatif sekaligus dalam satu kendali.

Praktis pesawat pun akan terangkat dibantu dengan ledakan seperlunya untuk tenaga pembelok dan untuk penambahan kecepatan sewaktu berada di angkasa tanpa bobot.

Bagaimanapun nantinya wujud konstruksi pesawat itu, kita serahkan saja kepada para profesor dan kita yakin nantinya di masa depan akan terwujud sebagai pesawat kebal peluru dan tak memerlukan landasan tertentu karena dia dapat berdiri statis di angkasa dan yang lebih hebat lagi adalah bahwa pesawat itu tentunya water-proof alias anti-air yang kalau pada saat diperlukan dia dapat langsung masuk ke dalam lautan dan keluar lagi sesuai kehendaknya.

Kita boleh mengatakan bahwa kendaraan manusia kini sudah kolot, kuno atau usang karena sistem yang dipakainya sudah berlaku selama ribuan tahun, yang semuanya itu memakai prinsip menolak ke belakang untuk maju ke depan dan menolak ke bawah untuk naik ke atas. Setelah manusia sanggup memakai gaya centrifugal berbentuk “piring terbang” barulah manusia akan memulai kendaraan modern.

Jadi, masa terwujudnya “piring terbang” adalah batas antara ke-kuno-an dan kemodernan peradaban manusia. Batas ini disebut oleh Al-Quran dalam surat Az-Zukhruf ayat 13 diatas dengan bahasa kiasan, bahwa profesor yang mulai menggunakan “piring terbang” mengatakan; Waktu itu manusia baru memulai hidup dalam generasi lain yaitu generasi pesawat itu tidaklah segenerasi dengan modern.

Dalam peradaban modern dimana manusia umumnya memakai piring terbang sebagai kendaraan, akan banyak sekali perubahan dalam kehidupan baik di bidang jasmaniah maupun di bidang rohaniah. Di bidang jasmaniah akan berlaku perubahan dalam kehidupan seperti, orang-orang tak lagi membutuhkan jalan raya dan rel kereta api yang pembangunannya sangat banyak menghabiskan tenaga, tempat, benda dan waktu. Orang-orang akan memanfaatkan daerah itu untuk tempat tinggal atau untuk kebutuhan lainnya. Orang-orang akan memindahkan perhatiannya terhadap lautan sebagai sumber makanan karena lautan itu memang sangat luas yang mengandung berbagai bahan untuk keperluan hidup, dan daratan sebagian besar akan dijadikan orang untuk tempat bermukim. Orang-orang nantinya akan melakukan penerbangan antar planet secara lazim dimana planet Jupiter, Venus, Saturnus dan planet yang lebih besar lainnya akan menjadi sasaran dalam perekonomian dan politik.

Di bidang rohaniah akan berlaku perubahan dalam kehidupan seperti, orang-orang akan menyadari bahwa alam semesta ini memang diciptakan untuk kebutuhan hidup manusia oleh Allah Yang Maha Esa. Orang-orang akan menyadari bahwa manusia di planet Bumi dalam tata surya ini berasal dari satu diri, satu spesies, atau serumpun. Bukan dari hasil evolusi monyet, seperti teori Darwin yang dikalahkan logika. Orang-orang akan menyadari bahwa agama yang diturunkan oleh Allah SWT itu hanyalah agama Tauhid yang sama sebagaimana yang tercantum dalam surat Al-Imran ayat 83. Orang-orang akan menyadari bahwa agama Tauhid yang diturunkan Sang Khaliq itu mengandung hukum yang sesuai dengan kejadian dan naluri yang terdapat di alam semesta raya dan pada diri manusia sendiri, dan bahwa menolak agama itu berarti merugikan diri sendiri.

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?
(Surat Al-Fushshilat ayat 53)

Maka apakah mereka mencari agama yang lain selain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di planet-planet dan di bumi ini, baik dengan suka maupun terpaksa dan Hanya kepada Allahlah mereka akan kembali.
(Surat Al-Imran ayat 83)

Sumber: rassukudalu.wordpress.com

===

Kiamat Makin Dekat!! KeretakanJembatan Es Antartica Makin Banyak

Jembatan es di Antartika, tepatnya Shattered, Sabtu lalu semakin terlihat retak-retak. Hal ini semakin meningkatkan ketakutan tentang ancaman pemanasan Global. Para Ilmuwan yang sejak jauh jauh hari mengkhawatirkan hal itu menjadi makin prihatin dengan kondisi yang terjadi di  Semenanjung Antartika. Gambar satelit yang diterima dari European Space Agency menunjukkan terjadi keretakan sepanjang 25 mil lebar sekitar 500 meter.

David Vaughan, glaciologist dengan British Antarctic Survey, berkata: “Kami telah menunggu lama untuk melihat ini. Saya rasa adalah bahwa kita akan kehilangan sebagian es, tetapi masih  ada sisa di selatan.”

Wilkins, sekarang ukuran Jamaika, adalah satu di antara sepuluh rak di semenanjung  sudah menyusut dalam beberapa dasawarsa terakhir.

Endapan di dasar laut menunjukkan bahwa beberapa rak es ini ada di situ sekitar 10.000 tahun. Sejak 1950, jembatan es telah terlihat retak, namun pada Sabtu, retakan makin banyak dan panjang. Suhu di Lingkaran Antartik dalam 50 tahun terakhir sudah naik  sampai 5.4 Fr (3 C), sehingga dengan cepat menaikkan suhu di Belahan Bumi Selatan.

Tanggapan Antartica, untuk pemanasan akan jauh untuk menentukan langkah global permukaan laut naik. Hilangnya es rak tidak akan mempengaruhi permukaan laut – floating ice melts karena kontrak dan tidak  menaikkan tingkat laut. Tetapi mereka dapat kehilangan  glaciers di darat ke slide lebih cepat ke arah laut, sehingga menambahkan air ke lautan.

Sekitar 175 negara telah bertemu di Bonn, Jerman, sejak 29 Maret sebagai bagian dari tekanan untuk  menyetujui pada akhir 2009 dibuat perjanjian baru oleh PBB untuk memerangi perubahan iklim.

Amerika Serikat juga mendesak untuk melindungi Antartika dari kerapuhan lingkungan dengan mengajukan aturan baru tentang batasan ukuran kapal pesiar yang berlayar dan jumlah penumpang.

Pada konferensi  di Baltimore, diplomat Amerika Serikat akan mengajukan amademen 50 tahun internasional Antarctic Treaty.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.